Langsung ke konten utama

RAHASIA TENTANGMU (Part I)



Aku terus berputar seperti jarum jam, yang tidak tau dimana titik hentinya. Yang ku tau jika aku berhenti tak kudapatkan seberkas keindahan yang masih tersisa di dalam hatimu. Maka semua akan berlalu begitu saja, kemudian menghilang bersama gelembung. Yang tersisa hanya kenangan kita di masa lalu. Ini bukan lagi tentang aku atau kamu, tapi tentang kesetiaan yang  terkikis oleh waktu.

Namaku Reina, aku wanita yang masih percaya akan adanya kesetiaan. Aku menunggunya dipersimpangan jalan, dekat Taman dibawah pohon ketapang kencana. Pohon yang sangat rindang  untuk menunggumu seperti saat-saat pertama kita jumpa.


Aku seperti wanita yang naif, berharap kamu masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu. Aku bermimpi bahwa kau datang ketempat ini, tempat dimana waktu itu kita berdiri dibawah pohon ketapang kencana. Disini pula terakhir kalinya kuucapkan kata perpisahan. Dimana saat itu aku harus pergi meninggalkanmu, namun membawa kenangan kita pergi bersama denganku.

“Res, aku harus pergi ke Jepang ikut dengan kedua orang tuaku. Tapi aku janji, aku akan kembali untukmu.” Menyakinkan Resya
“Bagaimana bisa kamu menyakini diri kamu, kalau kamu akan kembali untukku? Lelaki disitu banyak yang tampan dan mampan, aku tidak yakin jika kamu tidak tergoda dengan mereka.”
“Munafik jika wanita seperti aku tidak tergoda oleh pria tampan. Tapi aku selalu memegang janji kita untuk saling percaya satu sama lain. Itu janjiku padamu.”
“Rein aku takut jika aku tidak bisa menunggumu. 5 tahun waktu yang sangat lama, seseorang tidak akan bisa bertahan dengan hubungan jarak jauh.”
“Tapi aku bisa Resya, sekarang zaman sudah canggih kita bisa menggunakan internet, tlp, video call. Mana kesetiaan yang pernah kamu janjikan ke aku? Aku butuh bukti Res.”
“Kesetiaan itu jika kita bersama, saat itu aku akan terus menjagamu. Dan tak akan ku biarkan kamu ragu terhadap cintaku.”
“Tidak Res, kesetiaan itu terjadi ketika dua orang saling mencintai diberi ujian, saat ia di pisahkan oleh orang yang ia cintai. Apakah ia bisa bertahan, atau mungkin ia akan berpaling.”

Akupun pergi meninggalkan Resya yang masih terpaku dengan kebimbangan yang mengelayuti pikirannya.

Kejadiaan itu sudah 5 tahun sejak ku tinggalkan ia ke Jepang. Hingga kini belum ku dengar kabar tentang dirinya. Andai ia tau aku telah menepati janjiku kepadanya tentang kesetiaan yang pernah kita ucapkan dibawah pohon Ketapang kencana ini. Dimana kesetiaan adalah kunci dari sebuah hubungan. Namun hingga kini aku masih terlalu naif, berharap ia melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan. Padahal saat itu sudah jelas jika Resya tidak bisa menungguku.

***
Keesokan harinya, aku kembali lagi ke Taman. Seperti biasa aku selalu berdiri dibawah pohon ketapang kencana menghadap kesungai, aku terduduk dibawahnya sambil mengenang setiap detik-detik ku bersama Resya. Sebuah kenangan yang tak terlupakan, kenangan yang masih kubawa hingga kini.

Mataku tertuju pada sebuah tulisan yang tertulis pada batu besar dipinggir sungai, ada goresan tip-x, ku hampiri tulisan itu dan semakin aku lihat aku mengenalnya.

Hai..sayang, semoga kamu sehat disana. Aku sayang kamu.
Jangan sakit ya?maaf sudah membuatmu ragu tentang kesetianku, aku menunggumu. Cepat kembali..Resya J

Sontak kakiku menjadi lemas, pikiranku melayang. Entah apa yang sedang aku pikirkan, Tapi ini seperti keajaiban untukku. Ini benar-benar dari Resya, tapi mengapa ia tidak jujur jika ia masih menungguku? Kenapa ia harus berbohong tentang semuannya? Tapi aku bahagia jika Resya masih menungguku.
***
Sebentar lagi matahari akan tenggelam, burung-burung berterbangan untuk pulang kesarangnya, langit berubah kemerahan jalanan disekitar taman mulai sepi. Terdengar suara jangkrik saling bersahutan, suara gemericik air sungai yang mengalir. Akupun berdiri dan segera meninggalkan Taman itu.
Namun saat aku mulai melangkah, tiba-tiba kakiku terhenti ketika dua bola mataku tertuju kepada seorang pria yang sedang berusaha memutar kursi rodanya dengan tangannya. Saat itu aku kaget setengah mati, aku masih mematung seperti tak percaya. Ya, aku mengenali pria itu.
“Resya, tapi kenapa menggunakan kursi roda.” Ucapku dalam hati
Aku lalu menghampirinya, Resya sangat kaget melihatku berdiri didepannya. Saat ku sapa dirinya, ia segera memutar kursi rodanya dan berusaha menghindariku. Namun tiba-tiba tanganku berusaha menghentikan Resya.
“Res…. Ini aku Reina. Rein pacar kamu. Aku sudah kembali Res….aku udah tepati janji aku untuk terus setia, dan kembali ke kamu. Kamu apa kabar?”
Resya tidak mau menjawab pertanyaanku, bahkan melihat wajahku saja tidak mau. Ia berusaha menghindariku dan menjauh dariku. Tiba-tiba tangannya mencoba untuk melepaskan tanganku dari kursi rodanya. Saat itu aku langsung kaget, tidak percaya mengapa Resya seperti itu kepadaku. Padahal aku sangat merindukannya.
“Res….Resya.” panggil ku berulang kali, namun ia tetap tidak memperdulikanku. Tangannya terus memutar roda dengan sekuat tenaga agar menjauh dariku. Saat aku berjalan mengikutinya dari belakang tiba-tiba seorang laki-laki bertubuh besar membantunya untuk naik ke dalam mobil. Dalam sekejap mobil itu melaju jauh semakin jauh hingga tidak ku dengar lagi suara mobilnya.
Tubuhku masih lemas saat ku tahu kenyataannya, bukan kenyataan ia menggunakan kursi roda. Tapi kenyataan jika ia membenciku. Rasanya membuat aku tidak bisa bernafas, kesetiaan yang telah aku janjikan semua tampak sia-sia. Apa yang membuat Resya seperti itu? jika memang ia malu, bukankah cinta tidak memandang fisik? Tapi mengapa Resya menghindariku. Harusnya ia tau jika aku masih tetap mencintainya dengan perasaan yang sama.
***
Kelanjutannya “RAHASIA TENTANGMU PART II”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KINARA DI UJUNG SENJA PART 3

“Maafkan Nara, Kenny! Nara tidak sengaja.” Ucapnya ketakutan. “Kamu itu seperti gelembung di tengah lautan, yang tidak berarti apa-apa dalam hidup saya. Bahkan lumut yang menjijikan saja bagi saya, lebih berharga di bandingkan denganmu.” Ucapnya dengan amarah yang berkobar, seakan matanya saat itu sedang mengincar mangsa. “Lalu mengapa Kenny, menyelamatkan hidup Nara saat itu?” Ucapnya dalam tangis. “Dan itu adalah kesalahan dalam hidup saya!” Teriaknya, menyentakkan Pak Ogah yang masih berada di sana. Nara berlari menuju Pavillion, saat itu hatinya hancur. Gadis polos dan lugu, bahkan hidupnya yang selalu penuh warna, seketika warna itu pudar. Bayangan masa lalu kembali menyelinap masuk, dan mengusik tidurnya. Warna–warni itu menyeretnya ke dalam warna hitam dan putih, sebuah kehidupan yang sudah ia tutup rapat, kini mengelupas membuka luka lama yang belum mengering. Sementara Kenny melempar gitar yang ada di pangkuannya, ia berdebat dengan dirinya sendiri dengan apa yang...

SWOT yang terdapat pada zalora (menurut pendapat saya dan beberapa orang yang berpengalaman berbelanja dionline zalora)

Contoh perusahaan online   ZALORA SWOT adalah singkatan dari Strenghths (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Ini adalah teknik untuk menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi secara sistematis posisi organisasi; caranya berhubungan dengan lingkungan eksternal dan masalah serta peluang yang dihadapi. Tujuan analisis SWOT adalah untuk memisahkan masalah pokok dan memudahkan pendekatan strategis. Salah satunya perusahaan online zalora KEKUATAN DARI ZALORA (STRENGHTHS) Situs e-commerce fashion milik Rocket Internet, Zalora baru-baru ini mengumumkan bahwa perusahaannya telah menerima pendanaan dari salah satu grup retail terbesar di Eropa, sebesar 20 juta euro. Sebagai tambahan, Zalora juga telah memulai pendirian pusat pengembangan software untuk regional berpusat di Singapura. Sebelumnya, Tengelmann Group telah berinvestasi di dua perusahaan Rocket Internet, yaitu Lazada di Asia Tenggara dan klone Amazon untuk...

Yuk...Jadi Muslimah Yang Sebenarnya !!!!

Yuk...Jadi Muslimah Yang Sebenarnya !!!!  Bismillahirahmanirahim... Assalamualaikum wr wb... Mohon maaf bukan niat hati tuk menghakimi temen-temen yang belum bisa memakai jilbab tapi pada dasarnya hanya sekedar untuk saling mengingatkan saja sesama umat islam khususnya wanita,," ketika mengaku muslim, tapi sudahkah kita sholat, puasa atau mengaji? bagi wanita sudahkah kita berhijab...hati-hati lho jika kita berhijab tapi banyak hijab power ranger. ngomongnya mau hijab nanti saja kalu sudah menikah, memangnya kita yang mengatur Allah? nanti kalau tiba-tiba sebelum nikah Allah cabut nyaea kita bagaimana? justru itu akan menjadi penyesalan yang tidak akan pernah bisa kita bayangkan. Ukhti...sesungguhnya Allah maaf pemaaf dan pengampun Lho...!! jika kita ingin baik dan sempurna dihadapan orang peting seperti pejabat, Pacar. masa kita gak mau sih terlihat sempurna dihadapan Allah? Justru kita harus menarik perhatian Allah dengan cara meningkat...