Dalam Kumpulan Antologi Cinta Dalam Doa yang diadakan oleh Penerbit Serumpun Judul: Takdir Tak Pernah Salah Penulis: Yuli Yanti (Yuliee Pelangi) Penerbit: CV. Serumpun Jika kematian menghapus lukamu, maka relaku melepasmu. Gumpalan putih seperti kapas berterbangan, kemudian berlahan mendarat di ranting pohon, yang daunnya banyak berguguran. Gadis dengan hijab merah tampak tersenyum lebar, sesekali ia berlari dan berputar-putar seakan menikmati salju yang sedang turun. Ruby gadis kelahiran Indonesia, berparas cantik dan berkulit putih tampak bahagia menyambut pergantian musim di Tokyo, tempatnya menghabiskan waktu selama enam tahun. Kini gadis itu harus bersiap-siap kembali ke tanah kelahirannya yaitu Pariaman, Sumatera Barat. Sebuah suara menggema dari belakang. Gadis itu reflek berdiri menyambut suara yang sangat tak asing di telingannya, seketika tubuh gadis itu sudah berhambur pada wanita paruh baya yang sedang berdiri dihadapannya. “Kau tidak lelah nak?...
Izinkan Yuliee Bercerita lewat tulisan