cinta yang terpendam….
10 tahun bukan waktu yang
singkat bagiku, memendam rasa ini sendirian…
Yang bisa kulakukan saat
itu hanya memandangmu dari kejauhan, membayangkan senyummu tanpa henti. Karna
saat itu aku benar-benar tidak memiliki keberanian untuk mendekatimu.
Berjalanya waktu, ku coba
melupakanmu..pergi jauh saat itu menurutku cara terbaik agar bayangmu tidak
mengintaiku, namun bersama waktu pula kenangan-kenangan itu kembali bersama
rintikan hujan.
Banyak kepahitan yang
terkenang namun tak sedikit kenangan manis tersimpan indah dimemoriku,
percakapan kita saat itu sangat sederhana, sebatas obrolan yang tidak penting,
namun bagiku memiliki makna yang sangat berarti.
Ingin kulupakan kenangan
10 tahun lalu, namun hatiku tak rela menghapus satu nama itu, yang menghiasa direlung
hatiku. Nama yang sederhana namun sangat istimewa. Nama yang begitu unik namun
penuh kharisma membuat semua wanita bertekuk lutut padamu begitu juga denganku.
Ada kenangan terindah yang
tak pernah bisa kulupakan, mungkin kebanyakan orang menganggap hanya sebuah
kenangan yang tak masuk akal namun bagiku itu sangat istimewa, dimana kamu
memanggilku dengan menyebut namaku hanya untuk meminjam sebuah buku, namun itu
membuatku selalu memikirkannya.
Saat itu perasaanku terhadapmu
mengalir begitu dalam, hanya doa dan sujud yang bisa aku panjatkan. Namun
kepastian itu tak kunjung datang, yang kudapatkan hanya kabar pahit jika kau
telah memiliki kekasih. Sedih pasti sedih, kecewa pasti kecewa. Namun saat itu
aku masih tidak bisa melupakanmu. Pada saatnya ku dengar kau telah putus. rasa
bahagia itu kemudian muncul kembali, namun beberapa minggu kemudian kudengar
kau menyukai temanku, bahkan kau dengan terang-terangan meminta tolong padaku.
Saat itu yang kurasakan seperti disambar petir, namun kumencoba tetap tegar.
Lagi pula mana mungkin pria sepertimu menyukai wanita buruk sepertiku.
10 tahun telah berlalu,
berlahan hilang terhapus hujan, namun ilusi itu mencul kembali terus berulang
tak menentu. Setelah tak sengaja ketemukan dirimu dimedia sosial berlahan satu
persatu kenangan itu memenuhi memoriku, banyak hal yang tidak kuinginkan
terjadi, dimedia itu banyak hal yang menunjukan bahwa kau benar-benar buruk.
Namun kenyataan tidak mampu menolongku, bahwa aku tetap menyukaimu walau begitu
buruknya dirimu. Wajah tampanmu terus terbayang berusaha kuhapus namamu.
Berlahan mulai luntur, namun ketika setahun kembali kubuka mediamu, yang
terlihat buruk(sifat) berubah 180̊̊̊̊̊
kamu terlihat lebih islami semua statusmu membuat aku kembali jatuh dalam
bayanganmu
Bahkan kini mencintaimu
merupakan anugerah terindah bagiku, meski tidak memilikimu. Karena kini aku
sadar cinta tidak perlu memilikimu, kutitipkan namumu pada kuasa biarlah ia
yang mengatur jalannya, walau pada akhirnya kamu bukan untukku. Cukup
mencintaimu dan memendam rasa ini sudah merupakan anugerah terindah bagiku
Untukmu lelaki rahasia,
dari wanita aneh yang diam-diam mencintaimu….
Untuk semua hawa yang
memendam rasa kepada adam yang dicintainya
Komentar
Posting Komentar
Dilarang mengcopy, karena Blog ini dilengkapi dengan pendeteksi pengaman
terima kasih telah berkunjung pada situs Blog ini.