Langsung ke konten utama

BERANIKAH BERKATA CINTA ITU PAHIT?

BERANIKAH BERKATA CINTA ITU PAHIT?

Banyak orang yang bertanya-tanya apa itu cinta, bahkan suami istri saja masih meragukan kehadiran cinta, lalu cinta seperti apa sebenarnya yang diinginkan anak adam?

Terkadang cinta menurutku tidak adil, mereka hanya membahas cinta itu indah, cinta penuh warna, cinta itu suci, cinta itu memiliki, cinta itu sakral, cinta itu membuat kita bahagia… terlalu banyak ungkapan manis tentang cinta, tapi kamu tidak pernah mengatakan cinta itu pahit, cinta itu membunuhku, cinta itu membuat seseorang depresi, cinta sakit jiwa.

Cinta itu harus adil jika memang Ada manis, dan kau juga harus katakan juga ada sakit dalam cinta. Jika banyak anak adam yang dipertemukan oleh cinta, tak banyak juga anak adam yang sakit, meninggal bahkan janji suci yang mereka ucapkan dihadapan sang kuasa saja bisa hancur melebur bersama waktu namun bukan cinta seperti itu kan, yang diharapkan oleh anak adam.

Cinta itu harus adil, kau harus mengerti tentang dirimu dan belajar mencintai dirimu… ketika rasa itu tumbuh serahkan cinta itu kepada sang kuasa, dia yang memeberikan cinta ia juga yang akan mengambilnya, jika kau tidak mencintai sang illahi maka jangan salahkan jika sewaktu-waktu ia mengambil cinta itu. jika kau mencintainya karena Allah maka percayalah tidak akan pernah kau rasakan sakit, Jika ia meninggalkanmu.

Cinta penuh kejujuran, jika buruk katan buruk meski sangat menyakitkan. Karna cinta dibangun dengan pondasi kejujuran, beralaskan kesetiaan, beratapkan kasih sayang. Dan terpenting syukuri apa yang ada pada diri pasangan kita. Karena tanpa sadar kamu tidak akan pernah melihat kekurangannya.

Bukankan cinta seperti itu yang diingkan anak adam?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Minuman sehat Untuk Kita yang Syar’i

Berhijab syar’i bukan menjadi suatu hambatan bagi kita untuk menjalankan suatu aktifitas. Hanya karena kita tidak PD (Percaya Diri) dengan apa yang kita kenakan. Karena merasa kita berbeda dengan yang lainnya. Jangan jadikan syar’imu menghambat karir dan dirimu untuk berkarya. Banyak perusahan yang mau menerima karya dan ilmumu, tak sedikit wanita berhijab syar’i bisa sukses dan jaya bahkan bisa menembus dunia luar. Semua tergantung cara pandang dan berfikirmu. Lakukan yang terbaik, kepakkan sayapmu dan katakan pada dunia bahwa kamu juga bisa seperti mereka. Dulu saya menghabisi banyak waktu untuk kegiatan dengan bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang otomotif, malam harinya saya harus kuliah, di tambah sabtu minggu saya harus latihan teater, bergabung bersama komunitas Film pendek, pengajian di YISC Al Azhar ditambah harus menyelesaikan naskah, itu semua tidak menghambat saya untuk tetap syar’i. Kalau sudah begitu, sangat penting bagi kita ...

CUKUP MENGAGUMIMU DALAM DO’A

CUKUP MENGAGUMIMU DALAM DO’A (jika dalam raga tak mampu memilikimu, maka dengan do’a aku merasa memilikimu) senja menyapa malam, sisa hujan tadi sore membuatku menelusuri lorong waktu. Detak jam tak seirama dengan suara rintikan hujan, namun dapat memadukan irama yang indah jika didengar dengan penuh cinta. Kenyataan tadi siang telah jauh menghantamku ketebing jurang tertinggi, senyum yang dulu aku harapkan, kini seakan menjadi neraka yang tak ingin aku lihat. jika kuingat kembali kejadian itu, aku hanya ingin meminta kepada tuhan, kenapa harus dirimu orang yang pertama aku cintai? Mengapa harus dirimu orang yang pertama mengisi hatiku? Ya seperti itulah kenyataannya. Kuingat kembali saat pertemuan kita digerbang sekolah, kau berjalan melewatiku dengan aroma wangi tubuhmu, senyumanmu yang memukau membuat seluruh wanita memandangmu. Namun sayangnya senyumanmu itu bukan untukku, tapi untuk wanita yang sedang berdiri anggun didepan taman sambil melambaikan tangann...

KINARA DI UJUNG SENJA PART 2

MALAM itu langkah kaki yang tidak menyisahkan suara, mencekik pernafasannya berulang kali. Sebuah nama yang terngiang jelas di benaknya. Sebuah nama yang tak ingin ia dengar, dan nama itu telah ia kubur dalam-dalam hingga tak membekas sedikitpun dalam memorinya. “Amara dan Ronald bagaimana keadannya sekarang?” Kenny melirik Omanya, ada rasa sesak membuncahkan rasa sakit teramat dalam. Ia kemudian membuang pandang dengan mata yang mulai memerah dan berair. “Oma jangan pernah sebut nama itu di depan saya. Rasanya mendengar namanya saja, membuat saya tak bisa bernafas.” Ucapnya menahan amarah, dengan gigi yang mengeram seakan ia merasakan darahnya berdesir. “Baiklah Oma mengerti.” Ke duanya terdiam. Hening, tak menimbulkan suara. Eva melirik sekilas ke arah Kenny, setelah memastikan cucunya sudah sedikit tenang. Ia kemudian meminta Kenny, untuk memanggil Nara di Pavillion. Mengingat hari ini hari libur, tentunya gadis itu akan sangat bosan, setelah seharian sejak ...