Langsung ke konten utama

1 bulan lalu, saya bersama teman saya siti mulyasari berniat ingin membuat usaha, dan membuat saya stress memikirkan usaha apa yang harus saya jalani. nah kebetulan kami dapat ide saat nonton tv yang tentang gosip banyak wanita yang terinspirasi menggunakan hijab tetapi bisa tampil beda dan lebih menarik. nah ternyata pas saya buka-buka google ada situs yang menjual banyak beragam hijam namanya hijab fashion shop, nah dari sana kami berniat membuat usaha hijab dengan menggunakan dunia internet walaupun kami belum menguasai dunia on line.

Saya memang belum pernah belanja online. Jangankan online, belanja offline aja jarang. Sebenarnya saya malah rencana buka toko online karena terinspirasi sama teman kampus saya yang sukses berbisnis di ranah itu, tapi belum kesampaian. Akhirnya saya coba hubungi nomer yang ada di blog yang jualan hijab itu. Sebelumnya saya ngecek dulu di google tentang situsnya, biar tenang. Aman sih, nggak ada berita negatif. Ini saya diajarin sama teman saya, kalau mau belanja online harus dicek dulu, biar nggak ketipu.

Waktu saya sms, yang jual hijab manggil saya sist. Saya heran, kok tahu sih kalo saya cewek. Setelah saya pikir lagi, tentu aja, lha hijab pesanan saya aja ruffel hoddie gitu.
nah, akhirnya kita mulai promosiin hijab kita berawal fb terus membuat group YM COLLECTION

Saya pesan hijab yasmin hoddie, saya centang gambarnya terus bersama warna dan modelnya tertera hargahnya 65000 dan ongkos kirim via JNE Rp11.000, totalnya Rp76000. Keesokan harinya, hari jumat, saya transfer uangnya. Hari selasa hijabnya sudah sampai di rumah.

ini contoh hijab YM COLLECTION 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Minuman sehat Untuk Kita yang Syar’i

Berhijab syar’i bukan menjadi suatu hambatan bagi kita untuk menjalankan suatu aktifitas. Hanya karena kita tidak PD (Percaya Diri) dengan apa yang kita kenakan. Karena merasa kita berbeda dengan yang lainnya. Jangan jadikan syar’imu menghambat karir dan dirimu untuk berkarya. Banyak perusahan yang mau menerima karya dan ilmumu, tak sedikit wanita berhijab syar’i bisa sukses dan jaya bahkan bisa menembus dunia luar. Semua tergantung cara pandang dan berfikirmu. Lakukan yang terbaik, kepakkan sayapmu dan katakan pada dunia bahwa kamu juga bisa seperti mereka. Dulu saya menghabisi banyak waktu untuk kegiatan dengan bekerja di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang otomotif, malam harinya saya harus kuliah, di tambah sabtu minggu saya harus latihan teater, bergabung bersama komunitas Film pendek, pengajian di YISC Al Azhar ditambah harus menyelesaikan naskah, itu semua tidak menghambat saya untuk tetap syar’i. Kalau sudah begitu, sangat penting bagi kita ...

CUKUP MENGAGUMIMU DALAM DO’A

CUKUP MENGAGUMIMU DALAM DO’A (jika dalam raga tak mampu memilikimu, maka dengan do’a aku merasa memilikimu) senja menyapa malam, sisa hujan tadi sore membuatku menelusuri lorong waktu. Detak jam tak seirama dengan suara rintikan hujan, namun dapat memadukan irama yang indah jika didengar dengan penuh cinta. Kenyataan tadi siang telah jauh menghantamku ketebing jurang tertinggi, senyum yang dulu aku harapkan, kini seakan menjadi neraka yang tak ingin aku lihat. jika kuingat kembali kejadian itu, aku hanya ingin meminta kepada tuhan, kenapa harus dirimu orang yang pertama aku cintai? Mengapa harus dirimu orang yang pertama mengisi hatiku? Ya seperti itulah kenyataannya. Kuingat kembali saat pertemuan kita digerbang sekolah, kau berjalan melewatiku dengan aroma wangi tubuhmu, senyumanmu yang memukau membuat seluruh wanita memandangmu. Namun sayangnya senyumanmu itu bukan untukku, tapi untuk wanita yang sedang berdiri anggun didepan taman sambil melambaikan tangann...

KINARA DI UJUNG SENJA PART 2

MALAM itu langkah kaki yang tidak menyisahkan suara, mencekik pernafasannya berulang kali. Sebuah nama yang terngiang jelas di benaknya. Sebuah nama yang tak ingin ia dengar, dan nama itu telah ia kubur dalam-dalam hingga tak membekas sedikitpun dalam memorinya. “Amara dan Ronald bagaimana keadannya sekarang?” Kenny melirik Omanya, ada rasa sesak membuncahkan rasa sakit teramat dalam. Ia kemudian membuang pandang dengan mata yang mulai memerah dan berair. “Oma jangan pernah sebut nama itu di depan saya. Rasanya mendengar namanya saja, membuat saya tak bisa bernafas.” Ucapnya menahan amarah, dengan gigi yang mengeram seakan ia merasakan darahnya berdesir. “Baiklah Oma mengerti.” Ke duanya terdiam. Hening, tak menimbulkan suara. Eva melirik sekilas ke arah Kenny, setelah memastikan cucunya sudah sedikit tenang. Ia kemudian meminta Kenny, untuk memanggil Nara di Pavillion. Mengingat hari ini hari libur, tentunya gadis itu akan sangat bosan, setelah seharian sejak ...