Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

KINARA DI UJUNG SENJA PART 2

MALAM itu langkah kaki yang tidak menyisahkan suara, mencekik pernafasannya berulang kali. Sebuah nama yang terngiang jelas di benaknya. Sebuah nama yang tak ingin ia dengar, dan nama itu telah ia kubur dalam-dalam hingga tak membekas sedikitpun dalam memorinya. “Amara dan Ronald bagaimana keadannya sekarang?” Kenny melirik Omanya, ada rasa sesak membuncahkan rasa sakit teramat dalam. Ia kemudian membuang pandang dengan mata yang mulai memerah dan berair. “Oma jangan pernah sebut nama itu di depan saya. Rasanya mendengar namanya saja, membuat saya tak bisa bernafas.” Ucapnya menahan amarah, dengan gigi yang mengeram seakan ia merasakan darahnya berdesir. “Baiklah Oma mengerti.” Ke duanya terdiam. Hening, tak menimbulkan suara. Eva melirik sekilas ke arah Kenny, setelah memastikan cucunya sudah sedikit tenang. Ia kemudian meminta Kenny, untuk memanggil Nara di Pavillion. Mengingat hari ini hari libur, tentunya gadis itu akan sangat bosan, setelah seharian sejak ...

KINARA DI UJUNG SENJA Part I

“Perkenalkan nama saya Kenny Maurer! Kalian bisa panggil saya Kenny. Saya pindahan dari Bandung.” Ucapnya singkat dan dingin. Seisi kelas dua SMA Putra Bangsa pecah, terutama para wanita. Mereka semua berbisik-bisik, seakan memenangkan undian berhadiah. Ketampanan Kenny mampu membius, semua wanita yang ada di kelas. Terutama Mayang gadis yang cukup popular di sekolah itu. “Jangan Berisik, jika ada yang bersuara kalian saya hukum, tidak mengikuti pelajaran saya sampai selesai. Mengerti!!” Ucap Pak anto, memukul penggaris ke papan tulis. “Baik Pak.” Ucap mereka serentak. “Sekarang giliran kamu, silahkan perkenalkan namamu?” Panggil Pak Anto mempersilahkan wanita aneh dengan penampilan yang tidak mengenakkan. Untuk memperkenalkan dirinya. “Hai…teman-teman! Perkenalkan nama saya Kinara Embun, Kalian bisa panggil saya Kinar atau Nara. Kata Ibu saya Kinara itu artinya Titik Pertemuan, berharap perkenalan kita hari ini menjadi awal titik pertemuan kita untuk har...