Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

HATI YANG TIDAK AKAN KEMBALI

Ia berjalan tanpa henti menuju Taman Suropati. Wajahnya yang terlihat pucat itu menyimpan seribu pertanyaan yang menyakitkan. Menyimpan kisah yang terlalu pahit untuk dikenang. Hari ini adalah hari bahagianya dengan lelaki yang ia cintai, lelaki yang pernah menghiasi hidupnya dengan keceriaan, canda, dan tawa. Lelaki yang membuat hidupnya berwarna bak pelangi yang menghiasi Langit. Namun apa yang membuatnya bersedih dihari bahagianya itu?? ***             Tepat disini di Artifak Taman Suropati “Peace-Harmony And One” tempat yang menyimpan banyak kenangan, dimana Dilan selalu memberikan banyak kejutan kepadanya. Mulai dari untaian Bunga Mawar yang terbungkus rapi, Kado yang dibungkus dengan kertas berwarna pink dililit cantik dengan pita, dan kejutan- kejutan yang sangat teramat manis untuk dilupakan. Ya, Dilan selalu membuat hidupnya sangat berwarna, bahkan tak pernah setetes air matanya jatuh menyentuh pipi mulusnya. Namu...

MENUJU SAKINAH

SENYUMAN itu telah hilang. Kapan terakhir kali terlihat merekah dan terukir indah dikedua bibir mungil gadis itu. Gadis yang menjunjung tinggi cinta, agama, dan juga tata krama. Tiba-tiba sebuah pengakuan yang tak seharusnya ia dengar, melayang sampai ketelinganya. ” I fell in love with the girl .” Sejak saat itu senyumnya menghilang tak berbekas sama sekali. Walau ia tak pernah dianggap, ada di Rumah itu. Namun ia masih tetap setia menunggu lelaki yang menjadi tumpuan hidupnya, lelaki yang kini menjadi Imamnya. Ia masih tetap sama, setia menunggu disepanjang malam berdiri di balik gorden jendela. Berteman sepi dan angin malam bersama cahaya lampu, sesekali diliriknya sebuah lingkaran yang terpasang cantik melingkari dijari manisnya. Ya, itu adalah cincin pernikahannya dengan lelaki yang kini menjadi suaminya. Hampir dua bulan ia menjalani kehidupan Rumah tangga. Banyak kisah bahagia yang ia dengar dari sahabat dan temannya. Bercerita betapa indahnya memiliki keluarga k...

ADA SURGA DIMATANYA

Cinta, Adalah sebuah ekspresi yang sangat sulit untuk diungkapkan, ketika hati berperang melawan diri sendiri cinta justru menghempaskan harapan kedalam jurang. Yang ada hanya diam, diam seribu bahasa menahan perih ketika cinta kembali menyerbu puing-puing harapan yang masih membekas, sebab cinta menghilangkan akal sehat bermain-main dengan hati dan pikiran. Banyak orang mengekspresikan cinta dengan cara yang berbeda. Seperti bunga yang layu kemudian menjadi mekar, angin yang tak terlihat dapat dirasakan, sayatan pisau hingga darah bercucuran tak terasa perihnya. Sebab cinta bukan sebuah permainan dan hanya sekedar ucapan. Namun cinta sebuah pembuktian, lantang diucapkan, tegas dinyatakan dengan jiwa dan raga menariknya menuju pelaminan. Begitulah cinta yang Fitrah. SEBUAH buku jurnal kedokteran tergeletak di sudut meja kerjanya. Zein berjalan menghampirinya . Kedua bola mata bulat nan indah itu berputar-putar seperti ada rasa penasaran yang berkecambuk didalam hatiny...