Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

sambungan cerpen tentang waktu

lanjutan (sambungan cerpen tentang waktu) selamat menikmati *** Sudah 4 bulan lamanya aku masih menyimpan perasaanku terhadap leo itu terasa sangat menyakitkan bagiku seperti ditusuk belatik tajam yang menembus ke jantungku, bahkan aku hanya bisa memandanginya di kejauhan bahkan setelah wisuda ini mungkin aku tidak akan pernah lagi bertemunya, tetapi aku selalu berharap agar tuhan mendengar do’aku untuk meyatukan kami kelak sebelum wisuda, masih ada waktu beberapa bulan untuk bisa dekat denganya mungkin aku berfikir dengan bantuan Aldo aku bisa lebih dekat dengan Leo. Saat aku asik duduk di taman sambil ngemil Snack tiba-tiba Salsa dan Aldo datang dari arah belakangku, Aldopun langsung membuka mulutnya dan memakan Snack yang ada di tanganku. “ALLLLDDDOOOOO .....iiihhhhh jorok tau? (teriakku) “ya, abisnya loe ngelamun aja dari tadi, Snack dimana ! mulut dimana? (ketewa ngakak) Salsa hanya tertawa melihat ulah kami yang seperti anak kecil, dan dia terlihat bahagia, saa...

CERPEN: TENTANG WAKTU

TENTANG WAKTU Hari ini adalah pertama kali aku masuk kuliah setelah Libur 2 bulan lamanya disebuah universitas Swasta, libur panjang seperti ini membuat otakku lupa akan semua mata kuliah yang telah aku tempuh, kini aku masuk semester 8 itu berarti tinggal 6 bulan lagi aku Wisuda dan meninggalkan semua buku-buku tebal yang membuat otak di kepalaku kusut seperti kaset, rasanya hari ini aku rindu sekali pada Salsa teman saat pertama kali aku masuk kuliah dia yang selalu menemani hari-hariku. Matahari pagi menyilaukan mataku sehingga sinarnya menyengat seluruh kulitku, aku hanya terus berjalan menelusuri lorong yang sepi yang di penuhi pohon rindang di pinggir kiri kanan jalan. Tampak sosok seorang wanita berambut pendek sebahu dan menggunakan kaca mata sambil tersenyum dan melambaikan tangannya dari kejahuan. “hai, Kayla!!! Terdengar suara samar-samar seperti seseorang memanggil namaku secara berulang-ulang, kudekati siapa pemilik suara itu dari balik lorong-lorong yang baru saj...